Saksi Kasus Aa Umbara: Dinsos KBB Minta Satu Persen dari Pengadaan Bansos

- Rabu, 15 September 2021 | 21:34 WIB
Para saksi mengaku ada permintaan dari Dinsos KBB (melalui bendaharanya) terkait fee sebesar 1% dari terdakwa anak Aa Umbara. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)
Para saksi mengaku ada permintaan dari Dinsos KBB (melalui bendaharanya) terkait fee sebesar 1% dari terdakwa anak Aa Umbara. (Ayobandung.com/Gelar Aldi)

Para saksi mengaku ada permintaan dari Dinsos KBB terkait fee sebesar 1% dari terdakwa anak Aa Umbara.

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM — Sidang lanjutan perkara pengadaan bansos Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB), dengan terdakwa Bupati KBB nonaktif Aa Umbara, digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Rabu, 15 September 2021. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Budi Nugraha mengungkapkan, para saksi yang dihadirkan dalam sidang kali ini mengaku ada permintaan dari Dinas Sosial (Dinsos) KBB (melalui bendaharanya) terkait fee sebesar satu persen dari terdakwa Andri Wibawa, yang merupakan anak Aa Umbara.
 
"Faktanya pihak Dinsos (KBB) meminta satu persen, dari bendaharanya, dan itu diakui oleh para saksi. Ini ada dalam dakwaan kami," ujar Budi sesuai persidangan.
 
Satu persen ini tidak langsung diberikan oleh terdakwa Andri Wibawa kepada pihak Dinsos KBB, melainkan anak Aa Umbara itu mengutus pihak ketiga melalui Deni dan Hardi.
 
Dalam persidangan, Hardi dan Deni mengaku ketika itu memang diperintah oleh Andri Wibawa untuk menghadap kepada Aa Umbara.
 
Permintaan satu persen ini merupakan fee atas peminjaman bendera CV untuk pengadaan bansos Covid-19. Deni selaku saksi pada sidang kali ini membenarkan hal tersebut.
 
"Salah satu pihak Dinsos (bendahara) memberikan jalan, memberikan kemudahan kepada Hardi dan Deni, karena Hardi dan Deni ini sudah ada komitmen memberi satu persen dari Andri Wibawa," kata Budi.
 
 
Di tempat yang sama, kuasa hukum Aa Umbara, Rizky Rizgantara mengiyakan apa yang dikatakan oleh saksi Deni dalam persidangan terkait fee satu persen bagi Dinsos KBB mengenai peminjaman bendera CV.
 
Namun, ia mengatakan, bahwa Bupati nonaktif Aa Umbara sama sekali tidak mengetahui adanya permintaan satu persen itu dari Dinsos KBB.
 
"Jadi memang untuk Aa Umbara sendiri tidak mengetahui akan hal itu (fee satu persen untuk Dinsos KBB terkait peminjaman bendera CV)," kata Rizky usai persidangan. [*]
 
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal Sholat Bandung dan Sekitarnya, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 05:50 WIB

Informasi SIM Keliling Bandung, 25 September 2021

Sabtu, 25 September 2021 | 05:10 WIB

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 24 September 2021

Jumat, 24 September 2021 | 06:00 WIB

Kota Bandung Masifkan Vaksinasi Massal di Selokah

Kamis, 23 September 2021 | 16:21 WIB

1.677 Sekolah di Kota Bandung Siap PTM

Kamis, 23 September 2021 | 16:09 WIB

Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Jaga Momentum

Kamis, 23 September 2021 | 15:57 WIB
X