Masjid Tertua Kabupaten Bandung akan Dibongkar: Saksi Bisu Penyebaran Sejarah Islam

- Rabu, 15 September 2021 | 19:29 WIB
Masjid tersebut tertua di Kabupaten Bandung, yakni Masjid Agung Mahmud di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, akan dibongkar.  (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Masjid tersebut tertua di Kabupaten Bandung, yakni Masjid Agung Mahmud di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, akan dibongkar. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

MARGAASIH, AYOBANDUNG.COM — Masjid tersebut tertua di Kabupaten Bandung, yakni Masjid Agung Mahmud di Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, akan dibongkar

Masjid Mahmud diperkirakan telah berdiri sejak abad 17 atau 18. Masjid tersebut merupakan yang pertama didirikan di Kampung Mahmud.

Sekretaris Yayasan Situs Mahmud, Husni Muhtar, mengatakan, pada akhir abad 17, Eyang Dalem Haji Abdul Manaf bermukim di Kampung Mahmud.

Pada era tersebutlah Masjid Agung Mahmud didirikan.

"Karena beliau umat muslim, jelas membutuhkan Masjid. Akhir abad 17 dan awal abad 18 mendirikan masjid," ujar Husni, Rabu 15 September 2021.

Karena warga yang tidak terlalu banyak, ukuran Masjid juga tidaklah besar. Bahkan sepengetahuan Husni, pada tahun 1965, masjid Agung Mahmud hanya berukuran 5X7 meter.

"Pada 1986, dilakukan renovasi," ujarnya.

Pengurus Makam Situs Mahmud pada waktu itu adalah Abah Uya. Olehanya, tidak hanya renovasi, Masjid Agung Mahmud juga diperbesar dengan melihat jumlah penduduk yang terus bertambah.

"Ukurannya menjadi 12X21 meter, sejak itu belum pernah dilakukan renovasi kembali," ungkapnya.

Struktur bangunan masjid Agung Mahmud sejak 1986 menggunakan kayu rasamala dan albasiah.

Sama halnya dengan rumah penduduk di Kampung Mahmud, masjid Agung Mahmud juga berkonsep rumah panggung yang memiliki kolong rumah.

Bagian lantai menggunakan papan dan pada dinding menggunakan anyaman bambu.

Sejak dulu sampai sekarang, struktur bangunan tatap dipertahankan.

Baca Juga: Cerita Kampung Adat Mahmud Di Tengah Modernisasi

Masjid Agung Mahmud akan Dibongkar

Pada Rabu 12 September 2021, atau 35 tahun sejak renovasi pada 1986, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Agung Mahmud oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Bukan tanpa alasan, selain sudah lama tidak dilakukan renovasi, Husni mengatakan, penduduk Kampung Mahmud terus bertambah, sehingga masjid berukuran 12X21 meter tersebut sudah tidak cukup menampung masyarakat untuk beribadah.

"Jumat kemarin, seluruh keluarga besar keturunan Mahmud berziarah ke Makam Eyang Dalem Haji Abdul Manaf, meminta izin membongkar masjid untuk direnovasi," ujarnya.

Bukan hanya berziarah, Keluarga Besar Keturunan Mahmud juga melakukan ritual khusus, salah satunya adalah membaca Al-Qur'an 30 juz.

"Alhamdulillah tidak apa-apa, bahkan Bupati Bandung bisa datang ke sini," katanya.

Baca Juga: Dilarang Tabuh Gong di Kampung Mahmud: Azab Bencana akan Muncul!

Hingga akhirnya, pada rabu 15 September 2021, dilakukan pelatakan batu pertama sebagai tanda pembangunan terbaru Masjid Agung Mahmud.

Masjid tertua di Kabupaten Bandung tersebut akan dibongkar dan digantikan dengan struktur bangunan lebih kuat.

Direncanakan, Masjid Agung Mahmud akan dibangun dua lantai dengan waktu pembangunan mencapai 1 tahun. [*]

Baca Juga: Kampung Adat Mahmud, Pusat Penyebaran Islam di Bandung

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X