Boris Preman Pensiun Ditangkap, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja

- Rabu, 15 September 2021 | 17:52 WIB
Dari tangan Boris Preman Pensiun, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu linting narkotika jenis ganja bekas pakai, satu bungkus plastik klip bening yang berisi sabu, satu buah perangkat alat hisap sabu dan berbagai barang bukti lainnya.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Dari tangan Boris Preman Pensiun, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu linting narkotika jenis ganja bekas pakai, satu bungkus plastik klip bening yang berisi sabu, satu buah perangkat alat hisap sabu dan berbagai barang bukti lainnya. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM — Polres Cimahi menangkap Nio Juanda Yasin atau pemeran Boris dalam sinetron Preman Pensiun karena diduga menyalahgunakan narkoba

Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi menangkap Nio, karena diduga menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu, pada 11 September 2021. 

"Ada 1 tersangka yang pernah ikut main film layar lebar (Preman Pensiun)," kata Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan, saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi pada Rabu 15 September 2021. 

Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan public figure itu bermula ketika polisi mendapat informasi dari masyarakat perihal penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja

Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan. Setelah dipastikan, kemudian jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi mengamankan Boris dan rekannya bernama Ramayandi di sebuah guesthouse di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada 11 September lalu. 

"Alhamdulillah para pelaku dua diamankan. Salah satunya yang pernah main film," ujar Imron. 

Baca Juga: Kisah Guru Terdampak Pandemi hingga Akting di Preman Pensiun Manusia Merdeka

Dari tangan Boris, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu linting narkotika jenis ganja bekas pakai, satu bungkus plastik klip bening yang berisi sabu, satu buah perangkat alat hisap sabu dan berbagai barang bukti lainnya. 

"Berdasarkan pengakuan, (Boris) pemakai. Baru sekitar dua bulan. Nanti akan kita kembangkan," tandas Imron. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disdik Cimahi Pastikan PTM Tak Picu Klaster Baru 

Jumat, 24 September 2021 | 19:06 WIB

Bahaya Mengancam Warga Cimahi selain Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 18:40 WIB

Sungai-sungai di Cimahi Berwarna Hitam, Ini Penampakannya

Selasa, 14 September 2021 | 16:37 WIB
X