Satu Rumah di Cipatat Ambruk, Puluhan Tahun Tak Tersentuh Bantuan Rutilahu

- Rabu, 15 September 2021 | 11:49 WIB
Satu rumah milik Yani Hasanah (44), warga Kampung Pabuaran RT 2 RW 1, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk rata dengan tanah, pada Sabtu 11 September 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Satu rumah milik Yani Hasanah (44), warga Kampung Pabuaran RT 2 RW 1, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk rata dengan tanah, pada Sabtu 11 September 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

 

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Satu rumah milik Yani Hasanah (44), warga Kampung Pabuaran RT 2 RW 1, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambruk rata dengan tanah, pada Sabtu 11 September 2021, sekira pukul 22.30 WIB.

Kejadian itu disebabkan karena tiang rumah yang keropos tak mampu lagi menahan beban bangunan semi permanen tersebut. Ditambah, rumah itu tak pernah disentuh perbaikan sejak awal dibangun. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Yani Hasanah dan 2 orang putranya diungsikan sementara ke rumah putra paling sulung di Kampung Babakan Bandung, Desa Rajamandala Kulon.

Baca Juga: Cerita Pelindung Karst Citatah: Diancam Dibunuh hingga Diganjar Kalpataru 2021

"Kejadian hari Sabtu pukul 22:30 WIB. Ibu dan adik-adik saya sudah diungkapkan dulu di rumah saya," papar Anak Sulung Yani, Atang (31), Rabu 15 September 2021.

Menurut Atang, rumah tersebut memang sudah tak layak huni. Beberapa dindingnya bolong, bahkan jika hujan turun atapnya selalu bocor. Sejak lama ia sudah memperingatkan sang ibu agar tinggal bersama dirinya khawatir bangunan itu ambruk.

"Saya sudah minta ini tinggal bersama saya tapi gak mau katanya gak enak. Tapi pas hari Jumat dia mau pindah, eh hari Sabtu nya ambruk. Untuk ibu gak ada di sana," jelasnya.

Atang menjelaskan Yani adalah single parent. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk berjuang menafkahi kedua anaknya yang duduk di bangku SMP dan SD saja, sulitnya minta ampun. Ia mengaku beberapa kali mengajukan permohonan bantuan rumah tak layak huni (rutilahu), namun tak pernah mendapat respons.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bandung Barat Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2022

Sabtu, 25 September 2021 | 15:09 WIB

PTM di KBB akan Ditutup, Jika Muncul Klaster Baru

Jumat, 24 September 2021 | 19:23 WIB
X