Atlet Paralimpik Garut Dipalak dan Dianiaya Preman di Ujungberung

- Rabu, 15 September 2021 | 08:52 WIB
Polisi menangkap dua orang preman pelaku penganiayaan atlet paralimpik di Ujungberung, Kota Bandung. (Suara.com/Cesar Yudistira)
Polisi menangkap dua orang preman pelaku penganiayaan atlet paralimpik di Ujungberung, Kota Bandung. (Suara.com/Cesar Yudistira)

UJUNGBERUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dua preman ditangkap di Ujungberung usai memalak dan menganiaya Rihan Firdaus, atlet paralimpik asal Garut. Rihan dianiaya dan dipalak saat tengah bekerja sebagai sopir bus, Senin, 13 September 2021, lalu.

Rihan diketahui tengah membawa bus dengan trayek Bandung-Garut. Ia kemudian bertemu dengan dua orang preman di Ujungberung dan dipukuli serta dipalak uang jalan.

Usai insiden itu, ia kembali membawa busnya menuju Garut. Di tengah jalan ia teringat bahwa ponselnya tertinggal di Terminal Cicaheum.

Baca Juga: Penjual Sertifikat Vaksin Palsu di Bandung Ternyata Mantan Relawan Vaksin

 

Ia mengarahkan bus yang dibawanya itu kembali ke Terminal Cicaheum. Usai mengambil ponsel dan hendak jalan lagi, Rihan kembali bertemu dengan dua preman tersebut dan kembali dipalak.

Rihan menolak untuk memberikan uang lagi karena sudah memberikan uang jalan sebelumnya. Ia melanjutkan perjalanan, dengan menghiraukan kedua preman itu.

Saat bus yang dikemudikan oleh Rihan berada di Ujungberung, ia melihat dua orang preman itu mengejarnya menggunakan motor, dan memepet serta meminta kendaraannya untuk berhenti, sambil melemparkan sebongkah batu.

"Dari aksi pelemparan itu, korban mengalami luka, dan harus menjalani perawatan," kata Kapolsek Ujungberung Kompol Heryana, dilaporkan Suara.com, Selasa, 14 September 2021.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 27 September 2021

Senin, 27 September 2021 | 04:30 WIB

Kini Minyak Goreng Bekas Pakai Bisa Ditukar Menjadi Emas

Minggu, 26 September 2021 | 12:05 WIB
X