Bandung Barat Waspadai Varian Mu Covid-19, Warga Diminta Tak Kendor Prokes

- Selasa, 14 September 2021 | 16:42 WIB
ilustrasi -- Kemunculan Covid-19 atau virus Corona varian Mu mulai diwaspadai sejumlah pihak tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Ayobandung.com/Robby Fathan/Magang)
ilustrasi -- Kemunculan Covid-19 atau virus Corona varian Mu mulai diwaspadai sejumlah pihak tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Ayobandung.com/Robby Fathan/Magang)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kemunculan Covid-19 atau virus corona varian Mu di puluhan negara mulai diwaspadai sejumlah pihak, tak terkecuali Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan kasus Covid-19 varian Mu belum ditemukan di KBB. Meski begitu, seluruh pihak harus tetap mewaspadai kemunculannya dengan belajar dari varian Delta.

Hengky menyebut, kunci utama di tengah ketidakpastian wabah adalah dengan berikhtiar tetap disiplin prokes serta segera suntik vaksin agar kalau pun terpapar tidak berdampak berat.

Baca Juga: Waspada, Ada Varian Baru Covid-19 Lebih Berbahaya dari Delta!

"Kabarnya sih sudah ada yang bergejala di temukan di Surabaya, tapi terlepas dari itu sepeti awal ditemukan delta, mari kita tetap disiplin prokes dan mau divaksin. Dulu, varian delta kan makin jadi ringan kalau warganya sudah divaksin. Sama dengan varian baru, kalau pun memang terpapar mudah-mudahan tidak parah," paparnya saat ditemui, Selasa 14 September 2021.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) memasukkan Covid-19 varian Mu dalam kelompok Variant of Interest (VOI) sejak 30 Agustus 2021. Serupa varian delta, untuk mengetahui Covid-19 varian Mu harus melalui whole genome sequencing (WGS).

Hengky memastikan sampai saat ini belum ada laporan terkait pengambilan sampel untuk pemeriksaan WGS seperti saat dilakukan untuk varian delta. Sehingga dapat dipastikan varian baru Covid-19 itu belum masuk KBB.

"MU belum masuk sini. Mudah-mudahan kita berharap yang terbaik. Tapi kita tetap harus bersiap kondisi yang terburuk juga yaitu dengan gencar vaksin," tambah Hengky.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah Retak Akibat Blasting PT KCIC Ditinjau KLHK

Jumat, 22 Oktober 2021 | 19:44 WIB

Pengendara Motor di Lembang Terseret Banjir 

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:08 WIB
X