Penjual Sertifikat Vaksin Palsu di Bandung Ternyata Mantan Relawan Vaksin

- Selasa, 14 September 2021 | 14:18 WIB
Penjual sertifikat vaksin palsu salah satunya mantan relawan vaksin. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
Penjual sertifikat vaksin palsu salah satunya mantan relawan vaksin. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

"Dengan meraup keuntungan kurang lebih Rp4 juta," jelasnya.

Di tempat yang sama, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol Arif Rahman mengatakan, sebelum menangkap sindikasi ini, pihaknya melakuan cyber patrol terhadap akun-akun media sosial, yang menjual sertifikat vaksin palsu.

Setelah pihaknya menemukan akun media sosial dari sindikat IF, MY dan HH, menurutnya kasus pengungkapan itu merupakan illegal otoritation atau penyalahgunaan wewenang terhadap akses situs sertifikat vaksin.

"Karena tersangka ini adalah pada dasarnya adalah seorang relawan pada saat melakukan vaksinasi," ujar.

"Penyalahgunaan itu, yang bersangkutan punya otoritas untuk akses ke aplikasi dan mencantumkan data palsu bahwa yang bersangkutan sudah divaksin padahal belum," sambungnya.

Baca Juga: Jual Sertifikat Vaksin Palsu di Facebook, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp12 Miliar

Selain ketiga sindikat punya perannya masing-masing, pihaknya menjelaskan bahwa ada end user atau pengguna sebagai pelengkap dari sindikasi ini.

IF, MY, dan HH disangkakan Pasal 46 Jo Pasal 30 ayat 1 dan Pasal 51 Jo Pasal 35 UURI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UURI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 55 ayat 1 ke-1 56 KUHPidana dengan ancaman kurungan di atas 12 tahun.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X