Truk Sampah Belum Masuk 6 Kecamatan di Bandung Barat, Warga Urus Sendiri!

- Jumat, 10 September 2021 | 18:52 WIB
Ilustrasi truk sampah. (Ayobandung.com/Restu)
Ilustrasi truk sampah. (Ayobandung.com/Restu)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Sebanyak 6 Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum terlayani jasa angkutan truk sampah dari UPT Kebersihan.

Kondisi itu disebabkan masih terbatasnya jumlah armada di KBB. 

Selain karena keterbatasan kendaraan operasional, masih banyak masyarakat yang membuang dan mengolah sampahnya sendiri karena memiliki lahan pekarangan luas. 

Kepala UPT Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten Bandung Barat (KBB), Nurjaman mengatakan, dari total 16 kecamatan di KBB yang baru terlayani pelayanan sampah baru 10 kecamatan.

Sedangkan sisanya masih dikelola masyarakat secara konvensional terutama di pelosok kampung.

"Baru 10 kecamatan yang terlayani, itu pun tidak semua. Sedangkan yang belum, seperti Kecamatan Cililin (baru pasarnya saja), Sindangkerta, Rongga, Cipongkor, Cipuendeuy, dan Cikalongwetan," sebutnya, pada Jumat, 10 September 2021. 

Menurutnya, belum terlayaninya pengangkutan sampah itu juga dikarenakan dari masyarakat di kecamatan tersebut belum ada permintaan.

Sebab jika menghitung efektivitas jarak, waktu, dan biaya akan tidak sebanding menarik sampah dari wilayah selatan KBB untuk dibuang ke TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat. 

Mengacu ke Perbup Nomor 22 Tahun 2016 tentang Perubahan Tarif Retribusi Pelayanan Persampahan untuk sektor industri, hotel, restoran dan tempat wisata, dikenakan tarif sesuai meter kubik sampah yang dihasilkan.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengendara Motor di Lembang Terseret Banjir 

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:08 WIB

Boris Preman Pensiun Ternyata Pengedar Narkoba

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:56 WIB

Hengky Kurniawan Blusukan Sampai Ngantor di Desa

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:32 WIB
X