Mengurai Benang Kusut Permasalahan Sampah Kota Bandung yang Tak Kunjung Usai

- Selasa, 7 September 2021 | 16:19 WIB
TPS Gedebage (Ayobandung.com/Musllin Yanuar)
TPS Gedebage (Ayobandung.com/Musllin Yanuar)

PANYILEUKAN, AYOBANDUNG.COM -- Permasalahan pengolahan sampah di Kota Bandung bagai mengurai benang kusut. Selalu menemui masalah baru ketika ada solusi yang dijalankan. Setiap program yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung selalu menemui masalah dalam pelaksanaannya.

Salah satu contoh adalah pengolahan sampah di TPS Pasar Gedebage. Bertahun-tahun lamanya pengolahan sampah di area ini tak kunjung menemukan solusi nyata. Berbagai program dan solusi sudah dilakukan meski tak membuahkan hasil jangka panjang.

Ketua Badan Pengurus Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat Dedi Kurniawan mengatakan, pengelolaan sampah di TPS ini memang tidak berjalan optimal. Menurutnya, berbagai upaya Pemkot Bandung melalui kewilayahan dan PD Pasar tidak berjalan baik di lapangan.

Baca Juga: 22 HP Murah 1 Jutaan Terbaik September 2021, Lengkap dari Oppo hingga Samsung!

Sampah organik dari pasar dan empat kecamatan yang dikirim ke TPS Gedebage selalu terlihat menumpuk, bahkan sebagian menggunung di area yang bukan peruntukannya. Badan jalan serta area luar TPS penuh dengan tumpukan sampah yang tak terolah.

"Proses pengangkutan pun tidak berjalan dengan baik, sehingga terjadi penumpukan sampah di berbagai lokasi," ujar Dedi pada Selasa, 7 September 2021 via telewicara.

Meski di lokasi TPS memiliki 3 alat pengolah sampah, ketiga alat tersebut tidak berfungsi. Sehingga memperparah kondisi penumpukan karena pengangkutan sampah yang tidak teratur.

"Sampah menggunung sampai 1-2 meter dengan panjang 10-15 Meter dan ini berada di bawah sutet, bukan di TPS nya karena sudah menggunung," tambahnya.

Di lain pihak, Pemkot Bandung memiliki sejumlah program yang dilaksanakan di setiap kewilayahan untuk meminimalisir pembuangan sampah ke TPS yang akhirnya akan dibuang ke TPA. Salah satunya Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

Namun menurut Dedi ini belum bisa menjadi solusi jangka panjang. Karena area TPS yang kurang luas dan saling lempar tanggung jawab antara PD Pasar dan PD Kebersihan.

"Bukan hanya di Area TPS, tapi di area pasar juga sering terjadi penumpukan. Sekitar 10 ton sampah organik dari pasar dan warga serta 2 sampai 3 ton sampah anorganik dari 4 Kecamatan sekitar," tambah Dedi.

Baca Juga: 7 Gejala Covid-19 Ini Diprediksi Menetap Selamanya di Tubuh

Selain itu, masalah TPS Gedebage akan selalu terulang jika kesadaran masyarakat belum sepenuhnya mendukung gerakan pemerintah untuk menanggulangi permasalahan. Dedi berharap, Pemkot Bandung bisa mencari solusi nyata untuk mencari solusi jangka panjang terkait hal ini.

"Peran kewilayahan pun hampir tidak ada selain menjalankan program pemerintah. Harapan saya setiap kewilayahan mengetahui berapa besaran sampah yang di buang ke TPS. Jangan hanya mensosialisasikan program pemerintah," paparnya.

Solusi Dari FK3I

Terkait solusi, Dedi sebetulnya sudah beberapa kali mengusulkan ke pihak Pemkot Bandung. Salah satu yang terealisasi yaitu pembersihan secara masif. Sekitar 150 meter persegi tumpukan sampah berhasil dibersihkan selama 4 hari.

"Semua sampah itu dibereskan, setelah itu jadikan ruang terbuka hijau sehingga pemerintah dan masyarakat akan berfikir untuk mengolah sampah secara serius," ujarnya.

Selain itu, menurut Dedi pemerintah harus segera mencari solusi pengolahan lain dengan dana yang sudah ada. Banyak jenis pengolahan yang bisa dilakukan seperti pernah disampaikan oleh Dedi.

"Untuk kekurangan armada bisa menggunakan dari dinas terkait lain selain dari dinas terkait, selain itu harus segera mengolah sampah organik di sana dengan metode lain. Banyak lah," tambahnya.

Baca Juga: PTM Kota Bandung Digelar, Ini 5 Cara Mencegah Covid-19 yang Keliru

Selain itu penambahan ruangan TPS bisa menjadi solusi, mengingat luas area pembuangan cukup terbatas jika mengingat 4 kecamatan dan pasar membuang sampah ke TPS Gedebage.  

Tanggapan Pemerintah Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) memberikan pernyataan terkait masalah sampah di TPS Gedebage.

Kepala Bidang Kebersihan pada DLHK Sofyan Hernadi menjelaskan, terkait permaslahan TPS Gedebage saat ini sedang dalam proses transisi dan melakukan rapat dengan PD Pasar. Selain itu menurutnya Penumpukan sampah di TPS ini semata terjadi karena banyaknya pihak yang membuang sampah ke TPS tersebut.

"Sampah Gedebage seperti kemasan plastik terus kita hadapi, kita akan masuk masa transisi PD Pebersihan semua masalah sampah oleh DLHK," ujar Sofyan pada Selasa, 7 September 2021 di acara Bandung Menjawab.

Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Cair, Ini Ciri-ciri Calon Penerima yang Lolos Verifikasi

Selain itu, Sofyan menambahkan kondisi sampah di Gedebage sudah mulai ada perbaikan. Tumpukan hanya terlihat di sekitar koridor koridor pasar.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB

Kasus Covid Bandung Naik Dua Kali Lipat dalam 4 Hari

Senin, 24 Januari 2022 | 10:42 WIB

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB
X