Suplai Air Bersih Berkurang, Pelanggan PDAM Tirtawening Diminta Berhemat

- Selasa, 7 September 2021 | 10:09 WIB
Ilustrasi -- Pemasangan air PDAM. (Istimewa)
Ilustrasi -- Pemasangan air PDAM. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Perumda PDAM Tirtawening Kota Bandung meminta para pelanggannya untuk menghemat penggunaan air. Pasalnya, PDAM Tirtawening tengah kesulitan memperoleh suplai air baku.

Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Sonny Salimi mengatakan, suplai air baku berkurang akibat kemarau yang tengah terjadi saat ini.

Baca Juga: 9 Langkah Sembuhkan Asam Lambung Tanpa Obat

Saat ini, debit air sejumlah sungai di Kota Bandung berkurang drastis. Suplai air baku dari Dago intake hanya sekitar 200-300 liter per detik. Sedangkan kapasitas normal yaitu 550-600 liter per detik

Ia mengungkapkan, dalam 3 hari ke depan cadangan air dari sungai di sebelah utara Kota Bandung akan mengalami krisis. Debit air di Sungai Cikapundung dan Sungai Cipanjalu Ujungberung sudah sangat menghawatirkan.

"Mudah-mudahan tidak terjadi seperti tahun 2015 dan 2018," kata Sonny, Senin 6 September 2021.

Menurutnya, PDAM Tirtawening sudah mengamati debit Sungai Cipanjalu selama 1,5 bulan lebih. Debit air di sana hanya mampu mengolah sekitar 10 liter per detik dari normalnya sebesar 20 liter per detik.

"Di malam hari pun hanya bisa mengolah 15 liter per detik," kata Sonny.

Sedangkan instalasi Badaksinga, juga telah mengalami penurunan. Pasalnya, instalasi tersebut hanya mengandalkan Sungai Cikapundung.

Baca Juga: Nomor Kontak PDAM Tirtawening Bandung untuk Kebutuhan Air Bersih

"Debit Dago Bengkok bersumber dari Sungai Cikapundung biasanya sekitar 600 liter per detik berkurang menjadi sekitar 200 liter per detik," ujar Sonny.

"Ini berpengaruh kepada proses produksi IPA Badaksinga yang biasanya mampu mengolah rata – rata 1800 liter per detik saat ini hanya mampu mengolah 1300 liter per detik," imbuhnya.

Sonny mengungkapkan, upaya jangka pendek yang dilakukan agar mempertahankan air baku yang masuk ke IPA Badaksinga adalah dengan pengambilan langsung air baku dari sungai Cikapundung , Intake Sabuga dan Intake Cikalong.  

Untuk mengantisipasi atas terjadinya gangguan tersebut Perumda Tirtawening Kota Bandung menyiagakan truk Tangki Air Minum (TAM) untuk membantu suplai air sebagai antisipasi selama proses distribusi terganggu dan pelanggan dapat menghubungi Kantor Tangki Air Minum dengan syarat dan ketentuan berlaku minimal 10 pelanggan untuk dikoordinir dan gratis ke nomor telephone 022-2507993.

Baca Juga: Kolesterol Tinggi Bisa Terlihat dari Mata, Ini Cirinya!

"Bagi pelanggan jika ingin gratis air bersih harus ada minimal 10 pelanggan, tapi pelanggan pribadi hanya sendIri tentunya harus bayar," ujar Sonny.

Berikut ini sejumlah nomor telepon yang dapat dihubungi untuk kebutuhan air bersih: Wilayah pelayanan timur (022 7204227), Wilayah pelayanan barat (022 6016471), dan Kantor pelayanan tangki air minum (022 2507993) dan (087779726506).

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Omicron Kota Bandung, 80 Kontak Erat Dites PCR

Senin, 24 Januari 2022 | 13:17 WIB

Kasus 6 Omicron Bandung Tersebar, Ini Update Terbaru

Senin, 24 Januari 2022 | 13:09 WIB

Kasus Covid Bandung Naik Dua Kali Lipat dalam 4 Hari

Senin, 24 Januari 2022 | 10:42 WIB

Dinkes Catat 3.743 Kasus DBD Bandung Sepanjang 2021

Minggu, 23 Januari 2022 | 13:45 WIB
X