Pemulihan Ekonomi di Jabar, Saatnya Melihat Sisi Baik dan Berinovasi

- Rabu, 1 September 2021 | 14:11 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si seusai mengisi talkshow bertema 'Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar' di Bandung TV, Rabu, 1 September 2021. (Humas Dispusipda)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si seusai mengisi talkshow bertema 'Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar' di Bandung TV, Rabu, 1 September 2021. (Humas Dispusipda)

BANDUNG – Pemulihan ekonomi daerah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pusat terus dilakukan.

Pelonggaran aktivitas ekonomi di sejumlah tempat umum mulai diterapkan seiring menurunnya kasus positif Covid-19. Hal ini diharapkan bisa kembali meningkatkan tingkat daya beli masyarakat.

Kebijakan pemulihan ekonomi tersebut sejalan dengan program vaksinasi di setiap daerah di Jabar demi mewujudkan 37 juta warganya tervaksin hingga Desember 2021.

Keefektifan program vaksinasi dan berbagai kebijakan dari pemerintah menjadi prasyarat mutlak dalam proses pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Batu Api, Perpustakaan Legendaris di Jatinangor

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si mengatakan, vaksinasi menjadi hal penting karena bisa membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

"Segera sukseskan program vaksinasi. Ketika 70 persen kita mengikuti program vaksinasi, maka insyaallah segera kita bisa kembali dalam kehidupan 'normal'," ujarnya, dalam talkshow bertema “Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar” di Bandung TV, Rabu (1/9/2021).

(Dari kiri) Ketua Harian SPS Pusat Januar P Ruswita dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Dr. Ir. H. Ahmad Hadadi, M.Si saat menjadi narasumber dalam talkshow bertema 'Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar' di Bandung TV, Rabu (1/9/2021). (Humas Dispusipda)

Ahmad Hadadi memberikan sedikit gambaran situasi masyarakat Jabar di kala pandemi ini. Masyarakat yang bergerak di bidang pangan, kata dia, relatif bisa bertahan. “Namun, masyarakat yang di perkotaan, di kafe, mal, mungkin ini sangat terkena dampak dari Covid-19. Tapi alhamdulillah sekarang mulai ada pelonggaran, relaksasi,” katanya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Kota Bandung Raih Juara Umum MTQ Jabar 2022

Minggu, 26 Juni 2022 | 13:15 WIB
X