KBB Turun ke Zona Kuning, namun Tetap Terapkan PPKM Level 3

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 18:44 WIB
KBB (Kabupaten Bandung Barat) ditetapkan sebagai zona kuning atau daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))
KBB (Kabupaten Bandung Barat) ditetapkan sebagai zona kuning atau daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi))

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — KBB (Kabupaten Bandung Barat) ditetapkan sebagai zona kuning atau daerah dengan risiko sedang penularan Covid-19, berdasarkan hasil evaluasi mingguan Pemprov Jabar. 

Meski begitu, KBB tetap menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 hingga 6 September 2021. Pasalnya, penerapan level PPKM di KBB disesuaikan dengan wilayah Bandung Raya. 

"Hasil evaluasi dari Provinsi Jawa Barat, wilayah KBB level 2 atau zona kuning, tapi kita tetap memperpanjang PPKM level 3, karena aglomerasi Bandung Raya. Kita terpaksa KBB ikut itu," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Asep Sodikin, Selasa 31 Agustus 2021. 

Asep menjelaskan, perpanjangan PPKM level 3 mengikuti zona aglomerasi telah ditetapkan dalam Instruksi Mendagri yang terbaru. Ia berharap masyarakat tetap mematuhi aturan itu. 

Masuknya KBB ke zona kuning membawa kabar baik terutama tingkat keterisian ruang isolasi pasien Covid-19 atau Bed Occupancy Rate (BOR). Saat ini BOR di Bandung Barat berada di angka 21,9 persen.

"Beberapa waktu lalu BOR kita stabil, tapi setelah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) mengurangi bed untuk merawat pasien Covid-19, itu yang akhirnya berpengaruh terhadap BOR," ujar Asep.

Kendati begitu, BOR di angka tersebut menjadi catatan keberhasilan bagi Bandung Barat menyusul semakin banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh. 

Angka tersebut lanjut Asep, merupakan hitungan rata-rata dari jumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Bandung Barat termasuk RSJ.

"Rata-rata sudah banyak yang sembuh jadi relatif, tinggal beberapa bed saja yang terisi. Saat ini yang sedang menjalani pemulihan itu paling di Cimarema dan Rumah Sakit Kawaluyan Kotabaru Parahyangan saja," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X