Banjir Pesanan, Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB Dirikan Tenda di Kebun Aren

- Sabtu, 25 Maret 2023 | 20:40 WIB
Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

 

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Permintaan kolang-kaling di Kabupaten Bandung Barat meningkat drastis memasuki bulan Ramadhan 1444 Hijriah.

Para perajin kolang-kaling, buah pipih berwarna putih ini bak ketiban durian runtuh. Sejak dua pekan sebelum Ramadhan, mereka mendapatkan banjir pemesanan dan meraup untung berlipat-lipat.

Bahkan saking tingginya permintaan pasar, perajin asal Kampung Nangela, RT 05 RW 05 Desa Weninggalih, Kecamatan Sindangkerta, mendirikan tenda di kebun aren guna memudahkan pengolahan buah hingga menjadi kolang-kaling.

Baca Juga: Resep Sahur dan Buka Puasa dengan Opor Ayam dan Kue Lapis Singkong, Menu Kekinian dan Sederhana Selama Sebulan

Di dalam tenda itu, terdapat tungku api berbahan kayu bakar serta panci raksasa untuk merebus buah enaau. Setelah direbus, buah itu dibelah dan diambil isinya.

"Sengaja buat tenda di kebun aren supaya hasil panen kolang-kaling bisa langsung diolah di sini. Beban yang dibawa ke rumah jadi gak berat dan hasilnya bisa maksimal untuk memenuhi kebutuhan pasar," kata Unang Darmawan, 47 tahun, salah seorang perajin kolang-kaling di desa Weninggalih, Rabu 25 Maret 2023.

Unang menerangkan tenda pengolahan buah kolang-kaling bisa berdiri hingga sepekan lebih. Dirinya baru merubuhkan tempat berteduhnya setelah seluruh buah kolang-kaling selesai diolah.

"Di tempat ini kita memasak buah kolang-kaling agar buah aren mudah diolah. Serta limbahnya langsung jadi pupuk di sini. Tenda ini bisa berdiri berhari-hari tergantung jumlah kolang-kaling yang mesti diolah," tambahnya.

Baca Juga: Catat! 4 Pertimbangan Tenaga Honorer Bisa Langsung Diangkat Jadi PNS Tanpa Tes, Apa Saja ?

Pria yang berkecimpung menjadi perajin kolang-kaling sejak tahun 1995 itu mengaku senang tatkala memasuki bulan Ramadhan. Bukan hanya pemesanan melonjak, harga kolang-kaling juga ikut meroket.

"Alhamdulillah naik drastis permintaan dan hasilnya. Kalau hari biasa Rp2.500 per kilogram. Sekarang sudah mencapai Rp7.500 per kilogram," tandasnya.

Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023.
Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023.
Perajin Kolang-kaling di Weninggalih KBB banjir pesanan di bulan Ramadhan 2023. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Desa Weninggalih memang terkenal sebagai wilayah kaya akan tanaman aren. Tak heran wilayah ini dikenal sebagai desa penghasil gula aren dan kolang-kaling.

Halaman:

Editor: Laila Zakiyya Khairunnisa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X