Kawasan Kota Tua Padalarang Perlu Didorong untuk Pengendalian Tata Ruang

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:39 WIB
Foto udara kawasan stasiun Padalarang sekitar tahun 1920-an | Upaya penetapan Kawasan Kota Tua Padalarang perlu terus didorong sebagai langkah terobosan konservasi bangunan heritage. (Nationaal Museum van Wereldculturen (NMVW))
Foto udara kawasan stasiun Padalarang sekitar tahun 1920-an | Upaya penetapan Kawasan Kota Tua Padalarang perlu terus didorong sebagai langkah terobosan konservasi bangunan heritage. (Nationaal Museum van Wereldculturen (NMVW))

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Upaya penetapan kawasan Kota Tua Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) perlu terus didorong sebagai langkah terobosan konservasi bangunan heritage serta upaya serius dalam pengendalian tata ruang.

Terbentuknya kawasan Kota Tua Padalarang jangan dianggap sebagai langkah nostalgia masa lampau atau semata-mata untuk sektor pariwisata.

Justru, semangat utamanya, pengendalian ruang di tengah masifnya pembangunan.

"Isu utama Padalarang saat ini adalah soal pengendalian ruang. Jadi Kota Tua Padalarang diterapkan untuk pengendalian ruang. Paling tidak ada upaya agar Padalarang gak makin kusut. Jadi kita bukan ingin mengembalikan seperti kota tua zaman dulu, tapi ada aspek yang harus dikendalikan," papar anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) KBB, Wida Supardi, Selasa 23 Agustus 2022.

Wida menilai, gencarnya pembangunan serta bertambahnya populasi penduduk di Padalarang mesti dibarengi dengan pengendalian serius.

Misalnya, konsep penataan transportasi, fasilitas bagi pejalan kaki, corak bangunan, konservasi bangun-bangun heritage, dan lainnya, tentu perlu dipikirkan.

Baca Juga: Asal-Usul Nama Padalarang: Toponimi yang Berhubungan dengan Harimau dan Dipati Ukur

Jika kondisi ini tak segera dikendalikan, maka Padalarang tak akan tertata. Bangunan-bangunan heritage yang ada pun nantinya hanya sekedar ada, tidak akan berdampak serius baik bagi edukasi maupun pengembang-pengembang lainnya.

"Nah di Padalarang ini pada zaman Belanda ini sudah ditata. Terbukti adanya stasiun Padalarang, Pabrik Kertas, perkantoran, dan Kewadanaan," tambahnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bojong Kunci: Sejarah Cita Rasa Opak

Jumat, 16 September 2022 | 19:40 WIB

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB
X