Asal-usul Nama Padalarang, Toponimi yang Berhubungan dengan Harimau dan Dipati Ukur

- Senin, 22 Agustus 2022 | 18:57 WIB
Ilustrasi warga berfoto dengan harimau mati | Asal-usul nama Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih jarang diketahui. Toponimi ini berkaitan dengan harimau dan Dipati Ukur. (Tropenmuseum, part of the National Museum of World Cultures)
Ilustrasi warga berfoto dengan harimau mati | Asal-usul nama Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih jarang diketahui. Toponimi ini berkaitan dengan harimau dan Dipati Ukur. (Tropenmuseum, part of the National Museum of World Cultures)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Asal-usul nama Padalarang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih jarang diketahui. Padahal, kota ini memegang peran sangat penting sejak masa kolonial Belanda hingga saat ini.

Sejak awal abad ke-19, Padalarang menjadi salah satu pusat industri serta jalur distribusi komoditi hasil perkebunan di Priangan.

Kehadiran Jalan Raya Pos serta Stasiun Padalarang menjadikan daerah ini lokasi paling efektif dalam pengangkutan hasil teh, kina, serta produksi kertas dari NV. Papier Fabrik Padalarang.

Tak cuma di masa pendudukan Belanda, Padalarang masih mengambil peran penting saat ini. Baik dari sisi ekonomi maupun jalur transportasi.

Berdasarkan data Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Bandung Barat tahun 2021, terdapat 392 industri kecil hingga besar bercokol di daerah ini beserta sebanyak 181.357 jiwa penduduk tinggal di sini.

Pada sisi transportasi, Padalarang dilirik jadi kota penting untuk tempat naik-turun penumpang kereta cepat Jakarta-Bandung.

Baca Juga: Judul Lagu Halo-halo Bandung Terinspirasi dari Radio Malabar

Lantas, dari mana asal-usul nama Padalarang diambil?

Menurut penulis buku Toponimi: Susur Galur Nama Tempat di Jawa Barat, T Bachtiar, Padalarang atau Tjipadalarang merujuk pada nama geografi yang berhubungan dengan harimau. Pasalnya, sampai awal abad ke-19, di Cekungan Bandung masih banyak harimau.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bojong Kunci: Sejarah Cita Rasa Opak

Jumat, 16 September 2022 | 19:40 WIB

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB
X