Judul Lagu Halo-halo Bandung Terinspirasi dari Radio Malabar

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 18:28 WIB
Kolam Cinta di Stasiun Radio Malabar di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, dibangun pada 1917 dan rampung 1923. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Kolam Cinta di Stasiun Radio Malabar di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, dibangun pada 1917 dan rampung 1923. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

CIMAUNG, AYOBANDUNG.COM -- Lagu Halo-halo Bandung yang diciptakan Komponis ternama, Ismail Marzuki, sangat populer di masyarakat Indonesia.

Lagu tersebut menjadi pengingat sejarah Bandung Lautan Api. Ternyata, inspirasi dari judul lagu Halo Halo Bandung erat kaitannya dengan Stasiun Radio Malabar di Gunung Puntang, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Stasiun Radio Malabar dibuat pada awal abad 20. Stasiun radio tersebut memiliki jangkauan sampai 12.000 km.

Baca Juga: Stasiun Radio Malabar: Bukan Sekadar Pemancar Tercanggih pada Zamannya, tapi Tempat Spiritual

"Radio Malabar menjadi tempat komunikasi antara orang Belanda di sini dengan pemerintahnya di Belanda," ujar Asisten Menejer Gunung Puntang KBM Ekowisata Perhutani Jabar Banten, Sugih.

Pemerintah Belanda ketika berkomunikasi dengan orang-orang di Stasiun Malabar, selalu mengatakan kata "Halo Bandung". Karena itu, Radio Malabar dikenal dengan julukan tersebut.

Pada masa itu, Stasiun Radio Malabar merupakan pusat komunikasi tercanggih pada zamannya.

Baca Juga: Stasiun Radio Malabar, Tercanggih di Zamannya Jangkauan sampai Eropa

"Lagu Halo-halo Bandung terinspirasi dari panggilan Belanda ketika menghubungi Stasiun Radio Malabar," ungkapnya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bojong Kunci: Sejarah Cita Rasa Opak

Jumat, 16 September 2022 | 19:40 WIB

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB
X