Tugu Nanas Cikalongwetan, Bukti Sejarah Kejayaan Nanas Khas Bandung Barat

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:58 WIB
Tugu Nanas Cikalonngwetan. Bandung Barat ernah menjadi salah satu daerah penghasil Nanas di wilayah Jawa Barat. Pada masanya, buah ini menjadi oleh-oleh terbaik. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Tugu Nanas Cikalonngwetan. Bandung Barat ernah menjadi salah satu daerah penghasil Nanas di wilayah Jawa Barat. Pada masanya, buah ini menjadi oleh-oleh terbaik. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Bandung Barat (KBB) pernah menjadi salah satu daerah penghasil Nanas di wilayah Jawa Barat. Pada masanya, buah ini menjadi oleh-oleh wajib dibawa warga luar daerah saat melancong ke Priangan. 

Jauh sebelum Nanas jadi maskot Kabupaten Subang. Bandung Barat yang dulu masih berada di wilayah otonomi Kabupaten Bandung, telah ternar bahkan mashur oleh nikmatnya rasa Nanas dari Salagombong, Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalongwetan. 

Kejayaan Nanas khas Cikalongwetan kini tinggal cerita dan saksi bisu berupa dua tugu di Mandalamukti. Perkebunan dan penjual Nanas mustahil ditemukan saat ini. Catatan sejarah dan memori tentangnya cukup sulit dan langka. 

Hanya satu dua orang saja yang tak lupa, Ii Sasmita adalah salah satunya. Pria 72 tahun itu masih mengingat jelas suasana perkebunan-perkebunan nanas di Cikalongwetan. Hamparan tanaman nanas berdampingan dengan pohon teh di Perkebunan Panglejar dan kawasan Maswati.

Warga Cikalongwetan menanam nanas di lahan milik pribadi atau menggarap tanah perkebunan. Saking luasnya perkebunan nanas, dari kejauhan terlihat terhampar hijau mirip padang sapana. 

"Baheula mah kebon ganas ngeplak pisan di Cikalong. Tah anu ayeuna janten pasar Cikalongwetan oge kampungkur na oge kobon ganas," kata Ii Sasmita saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Pada dekade tahun 1960 sampai 1980-an. Nanas Cikalongwetan menjadi komoditi pertanian unggul. Terkenal hingga luar daerah berkat cara pemasaran tradisional yakni menggantung buahnya di jongko-jongko samping Jalan Raya Cikalongwetan. 

Sebelum ada Tol Cipularang yang digagas Soeharto rampung oleh penerusnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2005. Jalan Raya Cikalongwetan adalah akses utama warga Jakarta menuju Priangan Timur. Kondisi ini sangat membantu pemasaran nanas dari Cikalongwetan. 

"Nanas Cikalongwetan dijual di pinggir jalan, karena dulu ramai orang lewat sini. Apalagi ada dua rest area yaitu di Cihamerang dan Warung Jati. Di sana banyak jongko nanas, peuyeum, oleh-oleh dan hasil bumi lain," terang Ii.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB

Berziarah ke Makam Sembah Dalem Wirasuta Cimahi

Senin, 7 Maret 2022 | 19:24 WIB

Sejarah Jalan Braga di Kota Bandung

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:57 WIB
X