Lokasi 10 Stilasi Bandung Lautan Api, Jadi Saksi Bisu Perjuangan Pahlawan Bandung

- Rabu, 23 Maret 2022 | 15:57 WIB
Stilasi Bandung Lautan Api 1 di persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan. (dok. Humas Setda Kota Bandung)
Stilasi Bandung Lautan Api 1 di persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan. (dok. Humas Setda Kota Bandung)

Hanya pemerintah sipil, polisi dan warga sipil yang boleh tetap tinggal. Batas ultimatum adalah 24 Maret 1946 pukul 24.00.

Ultimatum kedua ini disiarkan melalui radio dan penyebaran pamflet dari udara di Bandung Selatan yang membuat marah pemuda pejuang.

Sjahrir lalu mengutus MayJen Didi Kartasasmita (Panglima Komandemen Jawa Barat) dan Mr Sjafrudin Prawiranegara (Menteri Muda Keuangan) ke Bandung.

Sjafrudin berunding dengan para pemimpin pejuang, sedangkan Didi diajak meninjau kondisi kerusakan akibat serangan pejuang di seputar kota.

Sejak kedatangan kedua utusan PM Sjahrir itu, para pemimpin pejuang telah mengadakan pertemuan untuk membahas ultimatum.

Pada 22 Maret 1946, diadakan rapat di Simpangsteeg No 7 dipimpin Komandan Resimen 8 LetKol Omon Abdurrahman. Dalam rapat ini muncul keinginan untuk meneruskan pertempuran.

Baca Juga: 'Bumihangus', Strategi Cerdik Pejuang di Bandung Lautan Api

Stilasi 5 di Jalan Kautamaan Istri

Stilasi Bandung Lautan Api di Jalan Kautamaan Istri

Situs ini dahulu digunakan sebagai dapur umum bagi TKR dan para pemuda pejuang dari berbagai laskar lainnya. Dapur umum ini dikelola oleh Laskar Wanita (Laswi).

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB

Berziarah ke Makam Sembah Dalem Wirasuta Cimahi

Senin, 7 Maret 2022 | 19:24 WIB

Sejarah Jalan Braga di Kota Bandung

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:57 WIB
X