Situs Benteng Legok Jawa di Bandung Barat Rusak Penuh Lubang Galian, Diduga Bekas Pemburu Harta Karun

- Senin, 7 Maret 2022 | 17:51 WIB
Benteng Legok Jawa di kawasan perkebunan karet, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Benteng Legok Jawa di kawasan perkebunan karet, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Bangunan Sejarah peninggalan Belanda, Benteng Legok Jawa yang berada di kawasan perkebunan karet, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Selain tak terawat, situs sejarah yang terdata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB itu terlihat rusak parah oleh aktivitas penggalian di beberapa ruangannya.

Pantauan Ayobandung.com di lokasi, ilalang dan rumput liar setinggi dada tampak menghalangi jalan setapak menuju lokasi. Sampai di tempat tujuan, Benteng Legok Jawa terlihat dipenuhi oleh tanaman liar.

Baca Juga: Sejarah Benteng Gedong Dalapan Bandung, Diyakini Banyak Simpan Harta Karun Belanda 

90 persen bangunan atap tertutup tanah dan tumbuhan merambat serta pohon karet. Lapisan di dinding benteng juga dipenuhi bekas coretan-coretan vandalisme.

Bangunan Benteng Legok Jawa memiliki 8 pintu. Setiap pintunya diapit oleh dua jendela persegi panjang berukuran sekitar 50x10 centimeter. 50 persen jendela dan pintu benteng telah tertutup urugan tanah.

Di beberapa ruangan benteng, terdapat bekas galian berbentuk bundar seperti lubang sumur. Lubang itu memiliki diameter sekitar 1 meter dengan kedalaman 3-4 meter. Dari 8 ruangan benteng, bekas galian diduga dibuat para pemburu harta karun itu terdapat di 5 titik.

Benteng Legok Jawa di kawasan perkebunan karet, Desa Cirawamekar, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

"Sudah lama memang gak terawat. Warga dan Karang Taruna sempat membersihkan lokasi benteng, tapi sekarang terbengkalai lagi," kata salah seorang warga Desa Cirawamekar Yogi Miftah Fauzi (21) saat ditemui baru-baru ini.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB

Berziarah ke Makam Sembah Dalem Wirasuta Cimahi

Senin, 7 Maret 2022 | 19:24 WIB

Sejarah Jalan Braga di Kota Bandung

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:57 WIB
X