Sejarah Taman Lalu Lintas Kota Bandung yang Dahulu Disebut Insulindepark

- Selasa, 8 Februari 2022 | 16:53 WIB
Insulindepark tahun 1924. Menurut catatan sejarah Taman Lalu Lintas, dahulu tempat itu disebut Insulindepark atau Taman Insulinde. Namanya berganti beberapa kali. (COLLECTIE TROPENMUSEUM)
Insulindepark tahun 1924. Menurut catatan sejarah Taman Lalu Lintas, dahulu tempat itu disebut Insulindepark atau Taman Insulinde. Namanya berganti beberapa kali. (COLLECTIE TROPENMUSEUM)

"Semula, Insulindepark pernah difungsikan untuk lapangan militer, taman kota, lalu menjadi taman tropis hingga zaman kolonial berakhir," tulis ulasan tentang buku Sudarsono Katam yang berjudul Insulinde Park.

Sementara itu, dipaparkan oleh Her Suganda, dalam buku Jendela Bandung, dahulu tempat itu pernah dijadikan pusat komando pertahanan Hindia Belanda di Nusantara.

Bukti sejarah Taman Lalu Lintas masih dapat kita lihat saat ini, dengan Gedung Paleis Legercommandant yang sudah berubah fungsi jadi gedung Detasemen Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi. (KITLV)

Bukti sejarah Taman Lalu Lintas masih dapat kita lihat saat ini, dengan Gedung Paleis Legercommandant yang sudah berubah fungsi jadi gedung Detasemen Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi. 

Di Insulindepark, para serdadu Belanda latihan berbaris, ketika Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL) masih aktif di Hindia Belanda. Tetapi, setelah dibangun lapangan baru (yang sekarang jadi lapangan Stadion Siliwangi), lahan terbuka itu ditinggalkan. Dan sejak ditinggalkan oleh para prajurit, Insulindepark menjadi taman seutuhnya.

Baca Juga: Sejarah Balap Mobil di Bandung, Bloemenrally KLM Tahun 1952

"Sebagai taman tropis, di dalam areanya tumbuh berbagai jenis pohon tropis yang kini tergolong langka, seperti pohon sosis, sepatu dewa, samolo, dan sebagainya," lanjut ulasan tentang buku Sudarsono Katam.

Tentang namanya, "Insulinde", jika merujuk pada istilah yang pernah dikemukakan Eduard Douwes Dekker (Multatuli), ini berarti "Kepulauan Hindia". Penduduk setempat percaya, penamaan tersebut diambil karena Insulindepark dikelilingi oleh jalan-jalan yang memakai nama daerah-daerah di Hindia Belanda (seperti dari Aceh, Kalimantan, dll.).

Karena alasan itu pula, setelah tidak lagi dipakai tempat latihan prajurit KNIL, Insulindepark kemudian berubah nama jadi "Taman Nusantara". Pada tahun 1958, ia pun berubah nama lagi, saat diresmikan oleh Ajun Komisaris Polisi Nazaruddin sebagai "Taman Lalu- Lintas".

Baca Juga: Sejarah Lagu Halo Bandung (Hallo Bandoeng), Elegi tentang Kerinduan dan Kematian

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB

Berziarah ke Makam Sembah Dalem Wirasuta Cimahi

Senin, 7 Maret 2022 | 19:24 WIB

Sejarah Jalan Braga di Kota Bandung

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:57 WIB
X