Cerita Pendek: LASTRI

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 15:59 WIB
Ilustrasi cerpen Lastri. (Arsacadipura)
Ilustrasi cerpen Lastri. (Arsacadipura)

Oleh: Rumadi

TAK BANYAK lelaki yang bisa memberi bukti atas apa yang sudah mereka janjikan kepada perempuan. Lastri sudah sangat hafal betul tabiat lelaki, mendekat jika ada maunya, jika sudah tercapai apa yang mereka mau, mereka meninggalkan perempuan yang termakan janji manis dengan langkah mundur teratur, kemudian tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Lastri tak ingin mencintai manusia. Ia sudah muak dengan segala tipu rayu bak madu yang bisa menjadi racun mematikan. Ia ingin abadi, dan dia memilih mencintai laki-laki—yang tentu bukan manusia—untuk membuatnya abadi.

Lewat tengah malam, saat Marwan bersama Rinto sedang melakukan siskamling keliling desa, mereka tak sengaja mendengar erangan dua insan yang sedang bercinta di rumah Lastri. Suara mereka terdengar begitu menggairahkan. Marwan penasaran, Rinto mengajak mereka mendekat. Ada hal yang tak wajar di rumah perempuan yang masih melajang itu meski usianya sudah memasuki tahun ketiga puluh dua. Mereka memadamkan obor yang dibawa, melangkah dengan sangat hati-hati, perlahan, dan dengan napas sehalus mungkin.

Mereka begitu dekat dengan suara itu. Erangan yang membuat pikiran mereka buyar ke mana-mana, desahan yang membuat mereka segera ingin pulang dan meringkuk dalam pelukan istri mereka masing-masing.

Terdengar suara yang tak asing di telinga mereka, Lastri dengan nada begitu manja dan menggoda. Marwan dan Rinto memicingkan mata bersamaan, mengintip dari celah bilik bambu. Mata mereka menyusuri kamar itu, kamar perempuan tua yang entah kenapa lebih memilih melajang, padahal parasnya masih sangat cantik.

Ublik bergoyang pelan. Angin malam menyusup membuat sumber dari pijar cahaya di rumah itu bergerak melenggak-lenggok. Mereka hanya mendapati dua bayangan yang bergumul, saling merangkul. Namun mereka masih kesulitan melihat siapa seseorang yang sedang bersama Lastri. Suara lelaki yang menggumuli Lastri terdengar menggeram mengerikan. Tetapi Lastri malah tampak begitu bahagia. Pergumulan itu diakhiri dengan lenguhan panjang keduanya. Terdengar napas yang memburu. Marwan dan Rinto masih tetap belum ingin beranjak.

Mereka terperanjat saat melihat lelaki itu berdiri. Ia bukan manusia. Ia tak berpakaian. Namun tubuhnya ditutupi bulu-bulu yang lebat berwarna hitam pekat.

“Lastri. Malam yang menyenangkan. Aku akan datang ke sini lagi, saat hitungan bulan baru muncul,” ujar makhluk itu seraya berpamitan.

“Jangan terlambat, aku pasti akan sangat merindukanmu.” Lastri berdiri dan memeluk makhluk itu tanpa rasa jijik sekalipun.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cerita Pendek: SAJAK LI BAI YANG SEKARAT

Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:45 WIB

Carita Pondok: SANEKALA

Sabtu, 7 Mei 2022 | 07:39 WIB

Cerita Pendek: PERTEMUAN PADA SUATU MALAM

Sabtu, 30 April 2022 | 11:31 WIB

Cerita Pendek: KISAH YANG TAK BERKESUDAHAN

Sabtu, 16 April 2022 | 10:48 WIB

Sastra Sunda: DEMONSTRASI

Sabtu, 9 April 2022 | 11:25 WIB

Cerita Pendek: PUASA TANPA KEPALA KELUARGA

Sabtu, 2 April 2022 | 14:04 WIB

Sastra Sunda: LALAKON KOPLOK

Sabtu, 26 Maret 2022 | 08:20 WIB

Cerita Pendek: JERAT BUBAT

Sabtu, 19 Maret 2022 | 05:05 WIB

Sastra Sunda: LEUNGITEUN

Sabtu, 12 Maret 2022 | 10:32 WIB

Cerita Pendek: DERA LARA

Sabtu, 5 Maret 2022 | 06:47 WIB

Sastra Sunda: SRIKANDI ZAMAN NOW

Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:12 WIB

Lugiena De jadi Pinunjul Hadiah Sastra LBSS 2022

Selasa, 22 Februari 2022 | 08:17 WIB

Cerita Pendek: PERTEMUAN

Sabtu, 19 Februari 2022 | 11:09 WIB

Sastra Sunda: POPOEAN

Sabtu, 12 Februari 2022 | 09:45 WIB

Esai Sunda: Jadi Sato atawa jadi Jalma Mulia?

Rabu, 9 Februari 2022 | 13:26 WIB

Sukab jeung Badut Marsha di Lampu Beureum

Selasa, 8 Februari 2022 | 11:52 WIB

Sastra Sunda: KEMBANG API

Sabtu, 5 Februari 2022 | 08:25 WIB

Cerita Pendek: TARZANI BILANG MAU MATI SAJA

Sabtu, 29 Januari 2022 | 08:00 WIB

Cerita Pendek: PEREMPUAN GELAS RETAK

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:01 WIB

Sastra Sunda: HIBER KA BULAN

Sabtu, 8 Januari 2022 | 07:09 WIB
X