Sejarah Persib dan Bobotoh: Bermula dari BIVB dan Balakurawa

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:53 WIB
Sejarah Persib dan Bobotoh bermula dari eksistensi Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) dan  kelompok pendukung Balakurawa. (Ayobandung.com/Danny)
Sejarah Persib dan Bobotoh bermula dari eksistensi Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) dan kelompok pendukung Balakurawa. (Ayobandung.com/Danny)

Sejarah Persib dan Bobotoh bermula dari eksistensi Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) dan kelompok pendukung Balakurawa.

LENGKONG AYOBANDUNG.COM — Catatan historis Persib selalu menarik untuk dibahas. Terutama soal berdiriny klub sepak bola di Bandung ini yang bermula dari BIVB.

Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond, itulah kepanjangan dari BIVB. Sebelum lahir nama Persib, pada tahun 1920-an, BIVB yang dikenal oleh wargi Bandung Raya.

BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Ketua Umum BIVB adalah Syamsudin, yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.

Balakurawa dan Bobotoh

Bobotoh sangat identik dengan Persib Bandung. Loyalitas dan fanatisme dalam mendukung Persib tak bisa diragukan lagi.

Dimana pun Persib berlaga, Bobotoh selalu hadir mendukung dengan militan. Kecuali saat pandemi ini, karena penonton tidak boleh hadir di stadion.

Istilah Bobotoh lahir dari Bahasa Sunda. Dalam kamus Bahasa Sunda karya R. Satjadibrata (2011), berarti “orang yang menghidupkan semangat kepada orang yang hendak berkelahi (atau binatang yang hendak diadu), suporter".

Dari definisi tersebut dapat disimpulkan jika Bobotoh pada awalnya memiliki makna luas.

Bobotoh lahir atas dasar kecintaan terhadap sesuatu. Rela berkorban dan mendukung sepenuh hati merupakan sifat yang di implementasikan dalam cara mereka untuk mendukung, salah satunya mendukung klub Sepakbola.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Sabtu, 27 November 2021 | 08:24 WIB

Cerita Pendek: PEREMPUAN DAUN PISANG

Sabtu, 20 November 2021 | 08:34 WIB

13 Buku Karya Mohamad Koerdie Alias Sjarif Amin

Jumat, 19 November 2021 | 14:47 WIB

Sastra Sunda: ONDANGAN

Sabtu, 13 November 2021 | 10:01 WIB

Cerita Pendek: RAHASIA PINTU

Sabtu, 6 November 2021 | 09:37 WIB

Sastra Sunda: TINA JANDELA

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 10:25 WIB

Cerpen: ROH SI PUYANG

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:52 WIB

Cerita Pendek: SUATU HARI TANPA ISTRI

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 11:46 WIB
X