Nenek Moyang PT KAI, Perusahaan Kereta Api SS di Bandung

- Kamis, 30 September 2021 | 09:30 WIB
Kantor pusat Staatsspoorwegen Nederlandsch-Indië, di Bandung, tahun 1930. Ini merupakan nenek moyang PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). (Wikimmedia Commons (CC))
Kantor pusat Staatsspoorwegen Nederlandsch-Indië, di Bandung, tahun 1930. Ini merupakan nenek moyang PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). (Wikimmedia Commons (CC))

ANDIR, AYOBANDUNG.COM — Eksistensi nenek moyang dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) bermula dengan dikukuhkannya Staatsblad No. 141.

Tanggal 6 April, 146 tahun yang lalu, perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda diresmikan dengan nama Staatsspoorwegen Nederlandsch-Indië (SS).

Kantor pusat SS, pada abad ke-19, terletak di Bandung. Setelah lebih dari seaabad, bekas bangunannya menjadi salah satu peninggalan penting yang masih tersisa pada saat ini. 

Sejak peresmian SS pada tahun 1875, memang hanya ada satu gedung kantor kereta api di Bandung. Konstruksinya dimulai pada 1882, bersamaan dengan pembangunan jalur kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung-Rancaekek.

Lalu, pada 1884 kantor tersebut berdiri utuh dan digunakan untuk kantor administrasi SS perwakilan Surabaya di Bandung.

Beberapa tahun setelah operasional pertama jalur kereta api di Jawa Barat dimulai, struktur SS yang tadinya berpusat di Surabaya itu dipecah menjadi dua wilayah eksploitasi, yaitu Eksploitasi Barat (SS Westerlijnen) dan Eksploitasi Timur (SS Oosterlijnen).

Gedung di Bandung menjadi kantor administasi SS Eksploitas Barat, pada 1888. Lalu, pada 1900, gedung tambahan SS selesai dibangun dan mulai digunakan sebagai kantor kepala SS Eksploitasi Barat pada 1901. 

Gedung tambahan itulah yang saat ini menjadi Kantor Daop 2 Bandung. Adapun rumah dinas kepala SS Eksploitasi Barat (seberang Kantor Daop 2) melengkapi bangunan kereta api yang ketiga di Jalan Maarschalk (sekarang Jl. Stasiun Selatan) sejak 1906.

Sejak kantor pusat SS di Kebon Jukut, Bandung, berfungsi penuh pada 1924, kantor Eksploitasi Barat kemudian pindah ke kantor pusat. Adapun Gedung Kantor Daop 2 sendiri sampai 1971 masih sebagai kantor Inspeksi 2 kereta api mulai dari era SS Werterlijnen (sampai 1942), Rikuyu Sokiyoku (1942-1945), DKARI (1945-1947), SS/ VS (1947-1949), DKA (1950-1963), sampai PNKA (1963-1971).

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Buku Karya Mohamad Koerdie Alias Sjarif Amin

Jumat, 19 November 2021 | 14:47 WIB

Nenek Moyang PT KAI, Perusahaan Kereta Api SS di Bandung

Kamis, 30 September 2021 | 09:30 WIB

Filosofi Arsitektur dan Sejarah Masjid Salman ITB

Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:52 WIB

Kisah Huru-hara di Balik Berdirinya Pasar Baru

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:20 WIB
X