Asal Nama Jalan ABC, Berawal dari 3 Etnis Utama di Kota Bandung

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 10:40 WIB
Toponimi Jalan ABC berawal dari tempat bermukimnya 3 etnis utama, yakni Arabieren (A), Boemipoetra (B), Chineezen (C).
Toponimi Jalan ABC berawal dari tempat bermukimnya 3 etnis utama, yakni Arabieren (A), Boemipoetra (B), Chineezen (C).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Jalan ABC merupakan salah satu jalan di Kota Bandung yang memiliki peran dalam membangun perekonomian.

Kawasan ini tak pernah sepi pengunjung, beragam pedagang dapat kita jumpai di kawasan ini, mulai dari penjual barang elektronik dan barang vintage seperti kamera analog, kacamata, jam tangan, hingga street food di sisi jalan. Kehadiran para pegiat niaga ini memperkuat aktivitas ekonomi di Jalan ABC.

Suasana yang khas zaman kolonial juga masih sangat kental mewarnai setiap sudut Jalan ABC. Terdapat bangunan lama yang masih dipertahankan keasliannya, seperti Toko Raharjo Lighting yang dibuat pada tahun 1910-1920 dan Toko Bintang mas yang sampai saat ini masih aktif digunakan. 

Akan tetapi, beberapa bangunan tampak sudah tidak terawat. Berdasarkan data lembaga pelestarian Bandung Heritage, pada tahun 1997, di Jalan ABC terdapat dua lokasi bangunan yang seharusnya dilestarikan. Di antaranya adalah pertokoan Kodros, saat ini dalam kondisi tidak terurus dan berlokasi di Jalan ABC No. 1, 3, 5, 7, 9, yang dibuat pada tahun 1910 dan berfungsi sebagai ruko gandeng.

Mengutip dari Kelananusantara.com, pada tahun 1892, Jalan ABC dikenal dengan nama ABC Straat dan sudah dipetakan dalam Map of Bandoeng, scale 1:25.000. Data tersebut terdapat dalam buku Bandoeng: the Mountain City of Netherlands India (1892).

Toponimi jalan itu berawal dari tempat bermukimnya 3 etnis utama, yakni Arabieren (A), Boemipoetra (B), Chineezen (C), kawasan ini kemudian diberi nama ABC. Kondisi ini yang menjadi pembeda dengan penamaan jalan-jalan lain di Kota Bandung, yang biasanya diambil dari nama salah seorang tokoh Jawa Barat.

Jalan ABC Terletak dekat dengan Pasar Baru Trade Center juga merupakan jalan tembusan dari Jalan Otto Iskandardinata sampai ke Jalan Banceuy. Nuansa jalan ikonik Kota Bandung tempo dahulu serta identitas kuat sebagai salah satu pusat perdagangan barang elektronik terjangkau, menjadikan Jalan ABC  bertahan di tengah gerusan arus ekonomi digital. [Enrico Arya Pradita]

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Filosofi Arsitektur dan Sejarah Masjid Salman ITB

Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:52 WIB

Kisah Huru-hara di Balik Berdirinya Pasar Baru

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:20 WIB

4 Tugu Sister City yang Ikonik di Kota Bandung

Rabu, 14 Juli 2021 | 18:30 WIB
X