Nostalgia: Perbedaan Suasana Alun-Alun Lembang Dahulu dan Sekarang

- Selasa, 27 Juli 2021 | 19:05 WIB
Alun-Alun Lembang.
Alun-Alun Lembang.

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM  Kata alun-alun, jika dicari definisinya di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, berarti tanah lapang luas di muka keraton atau di muka tempat kediaman bupati, dan sebagainya.

Namun, saat ini alun-alun bukan lagi sebatas tanah luas yang terdapat di depan kediaman bupati, tetapi menjadi salah satu tempat yang kerap ramai dikunjungi warga untuk liburan atau sekadar mencari udara segar.

Di Bandung Raya, bukan hanya Alun-Alun Kota Bandung yang menjadi destinasi wisata, namun juga Alun-Alun Lembang.

Meski tidak lebih luas dari Alun-Alun Kota Bandung, tetapi Alun-Alun Lembang menjadi tempat yang selalu dipenuhi pengunjung dan dimeriahkan oleh berbagai macam acara, seperti tablig maupun festival.

Sayangnya, Kebahagiaan dan kehangatan masyarakat yang biasa ditemukan di Alun-Alun Lembang kini sudah lama tak terlihat. Penyebabnya tidak lain adalah akibat pandemi Covid-19.

Selain akibat pandemi, Pendi, seorang pedagang yang sudah berjualan selama 15 tahun di sekitar Alun-Alun Lembang menyebutkan jika Alun-Alun Lembang ini semakin surut keramaiannya seiring dengan berjalannya waktu.

Pendi melihat jika Alun-Alun Lembang saat ini hanyalah berbentuk lapangan saja. Jika dibandingkan dengan bentuk Alun-Alun Lembang dahulu, menurutnya lebih banyak fasilitas yang mengundang masyarakat untuk datang.

“Kalau dulu mah ada track larinya, ada permainan anak-anak terus ada lapang bola voli, sekarang mah enggak ada,” ujar Pendi ketika diwawancara Ayobandung.com.

Menurutnya, suasana Alun-Alun Lembang lebih asri beberapa tahun ke belakang dibandingkan dengan sekarang.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Filosofi Arsitektur dan Sejarah Masjid Salman ITB

Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:52 WIB

Kisah Huru-hara di Balik Berdirinya Pasar Baru

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:20 WIB

4 Tugu Sister City yang Ikonik di Kota Bandung

Rabu, 14 Juli 2021 | 18:30 WIB
X