Gua Belanda, Menelusuri Cerita Kelam Zaman Penjajahan

- Rabu, 24 Juli 2019 | 07:29 WIB
Salah satu pintu masuk Goa Belanda di kawasan wisata THR Ir H Djuanda, Bandung. (Rifqi Aufa)
Salah satu pintu masuk Goa Belanda di kawasan wisata THR Ir H Djuanda, Bandung. (Rifqi Aufa)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Di kawasan utara Kota Bandung terdapat sebuah gua yang usianya sudah ratusan tahun. Gua tersebut berada di Dago Pakar, lebih tepatnya di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Gua tersebut lebih dikenal dengan sebutan Gua Jepang atau Gua Belanda sesuai dengan sejarahnya. 

Gua Belanda ini dibangun oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada tahun 1912 dengan tujuan untuk penyadapan aliran Sungai Cikapundung. Pada zaman kemerdekaan, pemerintahan kolonial pun memanfaatkan gua ini sebagai fasilitas militer. Mereka menyusun strategi, menyimpan artileri dan senjata, serta menjadikannya sebagai stasiun radio komunikasi. Lokasinya yang tersembunyi dan tinggi, menjadikan gua ini sebagai kawasan strategis bagi tentara Belanda. 

Kini Gua Belanda tersebut menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi banyak orang, khususnya di akhir pekan. 

Terdapat dua sisi pintu masuk ke Gua Belanda yang saling terhubung dengan 15 lorong yang berada di dalamnya.

Saat memasuki gua tersebut, terlihat sel tahanan perang pada sisi kiri. Sedangkan di sisi kanan terdapat gang sempit yang berujung pada sebuah tangga yang digunakan sebagai tempat untuk mengintai.

Di sebuah lorong pun masih terdapat bekas rel yang dulu digunakan untuk mengangkut perbekalan dan persenjataan.

Konon, dari cerita mulut ke mulut, gua tersebut memiliki suasana mistis yang kental. Bahkan gua ini sering digunakan untuk pengambilan gambar (shooting) acara-acara misteri. 

Cerita yang turun-menurun menyebutkan banyak tawanan yang merupakan rakyat Indonesia tewas dalam gua tersebut akibat penyiksaan, kelaparan, atau meregang karena dipaksa kerja paksa.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Cerita Pendek: TANGAN YANG DIBUNGKAM

Sabtu, 21 Januari 2023 | 10:58 WIB

Bojong Kunci: Sejarah Cita Rasa Opak

Jumat, 16 September 2022 | 19:40 WIB
X