Koran Belanda di Bandung: Algemeen Indische Dagblad de Preangerbode

- Rabu, 6 Februari 2019 | 14:40 WIB
Halaman pertama koran Belanda terbitan Bandung, De Preangerbode: Nieuws- en Advertentieblad voor de Preanger-Regentschappen edisi perdana, 6 Juli 1896. Koran konservatif propemerintah Hindia Belanda ini berumur sekitar setengah abad. (Sumber: www.delpher.nl/)
Halaman pertama koran Belanda terbitan Bandung, De Preangerbode: Nieuws- en Advertentieblad voor de Preanger-Regentschappen edisi perdana, 6 Juli 1896. Koran konservatif propemerintah Hindia Belanda ini berumur sekitar setengah abad. (Sumber: www.delpher.nl/)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Pernah pada suatu masa, di Bandung terbit koran lokal dengan sirkulasi nasional yang umurnya relatif panjang. Koran dimaksud, Algemeen Indische Dagblad de Preangerbode, terbit dalam bahasa Belanda pada tanggal 6 Juli 1896 dan berhenti terbit tahun 1956/1957. Umurnya lebih dari setengah abad.

Penduduk bumiputra mengelompokkan Preangerbode sebagai koran konservatif yang sangat propemerintah Hindia Belanda. Seorang penulis surat pembaca di koran mingguan Pasoendan yang diterbitkan Paguyuban Pasundan memaki koran Preangerbode sebagai ”teu uyahan” lantaran hanya mau memuat tulisan-tulisan yang propemerintah Hindia Belanda.

Akan tetapi secara bisnis, Preangerbode terbilang sukses.

Riwayat koran AID Preangerbode bisa ditemukan serbasedikit dalam buku Bandung Citra Sebuah Kota yang ditulis Robert PGA Voskuil dkk (penerbit ITB, 2017). Tampaknya memang belum ada kajian ilmiah tentang koran ini dalam bahasa Indonesia. Berikut kronologi sederhana menyangkut lahir, berkembang, dan matinya Preangerbode.

6 Juli 1896: Pengumuman mengenai akan diterbitkannya koran ini muncul dalam koran Java-Bode: Nieuws, Handels- en Advertentieblad voor Nederlandsch-Indie tanggal 23 Juni 1896. Juga di De Locomotief: Samarangsch Handels- en Advertentie-blad edisi 26 Juni 1896.

Disebutkan bahwa firma JR de Vries & Co yang berdomisili di Bandung akan menerbitkan koran mingguan dengan nama De Preangerbode yang akan dicetak di percetakan HM van Dorp & Co di Batavia (Jakarta).

Dalam pengantar redaksi disebutkan, alasan mendirikan koran di Bandung terjadi lantaran pertumbuhan pesat perekonomian dan pertambahan penduduk Kota Bandung khususnya dan kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.

Edisi pertamanya memakai nama De Preangerbode: Nieuws- en Advertentieblad voor de Preanger-Regentschappen, koran berita dan iklan untuk warga Priangan. Koran terbit 4 halaman setiap Senin.

Harga langganannya f2,50 per setengah tahun untuk Hindia Belanda dan f3 untuk Belanda. Pemimpin redaksi pertama koran ini adalah JHLE van Meeverden. Meeverden hanya sebentar memimpin koran ini. Soalnya pada periode 1896-1902, koran dikelola oleh Jan Fabricius, jurnalis sekaligus aktor beken.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

5 Jejak Sejarah Bung Karno di Kota Bandung

Senin, 6 Juni 2022 | 17:04 WIB

Esai Sunda: KAKAREN LEBARAN

Jumat, 6 Mei 2022 | 07:24 WIB

Sastra Sunda: NYAI MERTASINGA

Sabtu, 23 April 2022 | 14:08 WIB

Berziarah ke Makam Sembah Dalem Wirasuta Cimahi

Senin, 7 Maret 2022 | 19:24 WIB

Sejarah Jalan Braga di Kota Bandung

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:57 WIB
X