Netizen Marah Lisa BLACKPINK Dilecehkan Pemilik Kafe di Bangkok

- Senin, 6 Januari 2020 | 13:46 WIB
Personel girlband BLACKPINK, Lalisa Manoban atau yang lebih akrab disapa Lisa. (Twitter/@LISANESIA_)
Personel girlband BLACKPINK, Lalisa Manoban atau yang lebih akrab disapa Lisa. (Twitter/@LISANESIA_)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Personel girlband BLACKPINK, Lalisa Manoban atau yang lebih akrab disapa Lisa, dikabarkan mengalami pelecehan seksual setelah mengunggah potret dirinya di sebuah kafe di Bangkok, Thailand.

Tak disangka, sesi pemotretan tersebut ternyata membuat Lisa mengalami kejadian yang tidak mengenakan. Setelah Lisa melakukan pemotretan, sang pemilik mencoba menjual barang-barang yang digunakan oleh penyanyi cantik tersebut.

Bahkan ada berani menawar Rp46 juta kursi yang digunakan oleh Lisa. Selain itu, banyak orang yang ingin membeli barang-barang lainnya, seperti gelas yang sempat dipakai Lisa, bahkan sisa makanan, sendok, pisau, dan serbet.

"Ada yang menawari saya 100 ribu baht (sekira Rp46 juta) untuk sofa yang diduduki Lisa, tetapi saya tidak puas dengan harganya," tulis sang pemilik kafe di Facebook seperti dilansir dari laman Allkpop.

"Kami juga punya gelas dan sendok yang dia gunakan," lanjut pemilik kafe tersebut.

Hal yang membuat warganet khususnya para penggemar Lisa marah besar adalah banyak ditemukan komentar yang tidak sopan. Terutama oleh mereka yang ingin membeli benda yang sempat dipakai oleh Lisa.

Menurut warganet, komentar-komentar tidak senonoh itu bisa dikategorikan sebagai pelecahan seksual. Mulai dari penawaran tutup toilet yang ditukar dengan mobil hingga memberikan sepetak tanah di Silom jika ada rambut Lisa di dalam toilet.

Orang-orang yang mendukung Lisa segera menyatakan kritikan atas pelecehan seksual dan objektifikasi perempuan. Tagar #LowlyMQQNcafe pun sempat jadi trending di Twitter.

Setelah mendapatkan hujan kritikan hingga kecaman atas tindakan yang tidak sepantasnya tersebut, sang pemilik kafe pun meminta maaf.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

X